China menerapkan kontrol kualitas yang ketat untuk ekspor bawang putih melalui sistem empat tingkat yang mencakup pengawasan regulasi, ketertelusuran rantai penuh, sertifikasi internasional, dan kepatuhan khusus pasar—memastikan konsistensi dari pertanian hingga rak toko:
- Pengawasan Pemerintah yang WajibSemua basis penanaman bawang putih dan fasilitas pengolahan harus terdaftar di Bea Cukai Tiongkok. Bea Cukai melakukan inspeksi pra-ekspor (verifikasi dokumen, pemeriksaan di lokasi, pengujian laboratorium) dan audit tahunan secara acak, dengan batch yang ditolak dilarang untuk diekspor. Batas residu pestisida (MRL) diselaraskan dengan standar global (misalnya, 0,01 mg/kg untuk pasar Uni Eropa), dan pengujian logam berat/aflatoksin wajib dilakukan.
- Sistem Ketelusuran Rantai PenuhSesuai dengan standar lokal Shandong DB37/T 4129—2020, setiap kelompok bawang putih mendapatkan kode ketertelusuran unik yang mencakup penanaman (penggunaan pupuk/pestisida, tanggal panen), pengolahan (penyortiran, pengemasan), penyimpanan (rantai dingin -2,5℃ hingga -3℃), dan pengiriman. Pembeli dapat mengakses data secara real-time melalui platform resmi untuk memverifikasi asal dan kualitasnya.
- Sertifikasi & Standar yang KetatBawang putih ekspor memenuhi persyaratan ChinaGAP (praktik pertanian yang baik), HACCP, dan ISO 9001. Untuk pasar premium, sertifikasi tambahan (FDA untuk AS, EU Organic untuk Eropa) memastikan kepatuhan terhadap hukum regional seperti Peraturan UE 178/2002, termasuk mandat pelabelan (nama produk, asal, informasi produsen dalam bahasa lokal).
- Pengendalian Kualitas Spesifik PasarUntuk iklim tropis Asia Tenggara, bawang putih menggunakan kemasan anti jamur dan pengolahan dengan kadar air rendah (≤70%) untuk mencegah pembusukan. Untuk Uni Eropa/AS, batasan sulfit yang ketat (≤10ppm) dan penyortiran tanpa cacat (100% untuk bawang putih putih murni) memenuhi standar premium. Pasca-ekspor, Bea Cukai melacak umpan balik dari luar negeri untuk menyesuaikan pemantauan risiko dan tingkat pemeriksaan.
Sistem ini memastikan bawang putih Cina secara konsisten memenuhi standar kualitas global—didukung oleh tingkat kesegaran 98% selama 60 hari, tingkat kerusakan 0% dalam logistik yang ditargetkan, dan kepatuhan terhadap peraturan keamanan pangan di lebih dari 100 negara—menjadikannya pilihan tepercaya bagi pembeli B2B di seluruh dunia.




